Peran Kepala Desa Dalam Membina Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Harapan Makmur Di Desa Tebing Tinggi Kecamatan Benai
Abstract
Badan Usaha Milik Desa Harapan Makmur merupakan badan usaha milik desa yang pendiriannya diprakarsai oleh pemerintah desa yang seluruh sahamnya dimiliki oleh pemerintah desa dan masyarakat yang merupakan kekayaan desa yang dipisahkan Dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Desa Tebing Tinggi. Permasalahan dilapangan di temukan bahwa terindikasi terdapat kendala dan permasalahan terkait kurang bergerak dalam pergerakan dan kemajuan Bumdes di Desa Tebing Tinggi, Terindikasi masih lemahnya kreatifitas agar hasil usaha Bumdes dapat laku terjual di masyarakat, dan Terindikasi kurangnya minat masyarakat akan adanya Bumdes dari usaha Bumdes yang tidak berjalan hal ini di karenakan masih banyak masyarakat yang tidak berbelanja pada usaha milik BUMDes. Penelitian ini bertujuan mengetahui peran kepala desa dalam membina Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Harapan Makmur Di Desa Tebing Tinggi Kecamatan Benai dan mengetahui faktor penghambat dalam pembinaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Harapan Makmur Di Desa Tebing Tinggi Kecamatan Benai. Indikator terdiri Motivator, Fasilitator, dan Mobilisator. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Wawancara, Observasi, dan Dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari Kepala Desa Tebing Tinggi, Kepala Bumdes Harapan Makmur, Pegawai Harapan Makmur, dan Masyarakat Desa Tebing Tinggi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan tentang Peran Kepala Desa Dalam Membina Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Harapan Makmur Di Desa Tebing Tinggi Kecamatan Benai dapat ditarik kesimpulan perannya belum optimal seperti Kepala Desa Tebing Tinggi pada indikator motivator dalam bentuk pemenuhan sarana-prasarana yang dibutuhkan. Pada indikator fasilitator seperti pelatihan teknis mengenai tata kelola keuangan. Pada indikator mobilisator Kepala Desa Tebing Tinggi mengarahkan APBDesa untuk memberikan modal. Faktor Penghambat Dalam Pembinaan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Harapan Makmur Di Desa Tebing Tinggi Kecamatan Benai seperti Pelatihan Teknis, Kurangnya Kreatifitas Dan Inisiatif Pengurus, Masih Minim Fasilitator
References
Ambarwati, Arie. 2018. Perilaku Dan Teori Organisasi. Malang, Media Nusa Creative
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. 2018. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta, CV. Adi Perkasa
Creswell, John W. 2014. Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. London, Sage
Dharma, Agus. 2006. Manajemen Supervisi. Jakarta, PT. Raja Grafindo Persada
Doni, Koesema A. 2010. Pendidikan Karakter Strategi Mendidik Anak di Zaman. Global. Jakarta, PT Gramedia
Fausiah,Selfiawaty. 2016. Efektivitas Pembinaan Usaha Industri Kecil Olahan Pangan Oleh Dinas Koperasi Umkm Perindustrian Dan Perdagangan Kabupaten Sigi (Studi Di Kecamatan Sigi Biromaru), Jurnal Katalog, Vol. 4 No. 1
Griffin. 2004. Manajemen. Jakarta, Erlangga
Hamim, Sufian. 2004. Administrasi Organisasi dan Manajemen. Multi Grafindo.
Handoko, T. Hani. 2011. Manajemen. Yogyakarta, BPFEE
Hanim, Anwar. 2004. Sendi-Sendi Hukum Administrasi Negara, Jakarta, Gelora Madani Press.
Hendrarto, Conrad. 2020. Membangun Ekonomi Berkeadilan Di Desa Melalui Bumdes Syariah. Jakarta, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal Dan Transmigrasi
Ibrahim. 2018. Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa. Yogyakarta, Leutika Prio
Labolo, Muhadam. 2011. Memahami Ilmu Pemerintahan Suatu Kajian, Teeori, Konsep dan Pengembangannya. Jakarta, Raja Grafindo Persada
Mansyur, Achmad. 2018. Manajemen dan Tata Kelola Pemerintahan Desa Perspektif Regulatif dan Aplikatif. Jakarta, PT.Balai Pustaka
Megawangi, Ratna. 2011. Pendidikan Karakter: Solusi yang Tepat untuk Membangun Karakter Bangsa. Jakarta, Indonesia Heritage Foundation
Munaf, Yusri. (2016). Hukum Administrasi Negara. Pekanbaru: Marpoyan Tujuh Publishing.
Nyoman Ary Juru. 2020. Analisis Struktur Organisasi Terhadap Kinerja Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Buleleng. Jurnal Ilmiah Mea (Manajemen, Ekonomi, Dan Akuntansi) Vol. 4 No. 2, 2020. Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Buleleng
Ramandei, P. 2009. “Pengaruh Karakteristik Sasaran Anggaran Dan Sistem Pengendalian Intern Terhadap Kinerja Manajerial Aparat Pemerintah Daerah”. Tesis, Program Pasca Sarjana Magister Akuntansi, Universitas Diponegoro Semarang
Rasyid, Riyaas. 2002. Otonomi Daerah Dalam Negara Kesatuan. Yogyakarta, Bpfe
Riskyanto, Ibnu. 2019. Peran Kepala Desa Dalam Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa Di Desa Teluk Kapuas Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya. Jurnal S-1 Govermance Vol 9. No. 3. Universitas Tanjungpura Pontianak
Siswanto. 2010. Pengantar Manajemen. Jakarta, PT. Bumi Aksara
Soekanto, Soerjono. 2002. Teori Peranan. Jakarta, Bumi Aksara
Soekanto, Soerjono. 2009. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta, Rajawali Pers
Solekhan, Mochamad. 2014. Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Berbasis Partisipasi Masyarakat. Yogyakarta, Rosdakarya
Syafiie, Inu Kencana. 2001. Pengantar Ilmu Pemerintahan. Bandung, Refika Aditama
Syafiie, Inu Kencana. 2011. Sistem Pemerintahan Indonesia. Jakarta, PT. Rineka Cipta
Syafiie, Inu Kencana. 2014. Ilmu Pemerintahan. Jakarta, Bumi Aksara
Syamsir, Torang. 2014. Organisasi & Manajemen (Perilaku, Struktur, Budaya & Perubahan Organisasi). Bandung, Alfabeta
Tanzeh, Ahmad. 2009. Pengantar Metode Penelitian. Yogyakarta, Teras
Thoha, Miftah. 2003. Perilaku Organisasi. Jakarta, Grafindo Persada
Thoha, Miftah. 2003. Perilaku Organisasi. Jakarta, Grafindo Persada
Wasistiono, Sadu. 2003. Etika Hubungan Legislastif–Eksekutif Dalam. PelaksanaanOtonomi Daerah. Bandung, Fokus Media
