Faktor Yang Berhubungan dengan Partisipasi Peserta BPJS Kesehatan dalam Kegiatan Skrining di UPT Puskesmas Rappang
Keywords:
Health worker support, Participation, Knowledge, Attitude, Health screeningAbstract
Participation of BPJS Health participants in screening activities remains low, particularly at UPT Puskesmas Rappang, which only reached 12.7% of 21,615 participants in 2025. This low coverage indicates the presence of factors influencing community participation in early disease detection programs. This study aimed to analyze the relationship between knowledge, attitudes, and health worker support with participation in screening activities. This study used a quantitative approach with a cross-sectional design. Sampling was conducted using accidental sampling. Data were collected through questionnaires, observation, and documentation, and analyzed using chi-square tests. The results showed that attitude (p=0.01) and health worker support (p=0.01) had significant relationships with participation, while knowledge (p=0.40) was not significantly related. This indicates that knowledge alone is insufficient to drive behavior without supportive attitudes and external encouragement.
In conclusion, participation is more influenced by attitudes and health worker support rather than knowledge. Therefore, behavior-based health education and strengthening the role of health workers are essential to improve community participation in screening programs.
References
Alfayate, A., Rahman, M., & Putri, S. (2021). Hubungan sikap dengan pemanfaatan layanan kesehatan pada peserta BPJS Kesehatan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(2), 123–131.
Amelia, R., Sari, D., & Pratama, A. (2025). Pemanfaatan aplikasi Mobile JKN dalam meningkatkan partisipasi skrining kesehatan. Jurnal Sistem Informasi Kesehatan, 10(1), 45–53.
Angwaomaodoko, E. A. (2025). Global burden of non-communicable diseases and preventive strategies. International Journal of Public Health, 18(2), 210–218.
Bayu Kusuma Wardana. (2017). Pengaruh tingkat pendidikan terhadap pemahaman informasi kesehatan pada masyarakat. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 12(1), 67–75.
Chairunnisa, C., Ahri, R. A., & Hikmah, N. (2025). Analisis capaian skrining kesehatan di Sulawesi Selatan. Jurnal Epidemiologi Indonesia, 9(1), 33–41.
Devina Ula Adzra. (2025). Implementasi program skrining riwayat kesehatan dalam BPJS Kesehatan. Jurnal Administrasi Kesehatan, 13(2), 98–106.
Djafar, D., Lellu, H., & Pelayanan, K. (2020). Peran tenaga kesehatan dalam meningkatkan pemanfaatan layanan kesehatan masyarakat. Jurnal Ilmu Kesehatan, 14(3), 155–162.
Fajriyani, F., Karimah, N., & Tsiqqoh, L. (2026). Analisis pemanfaatan layanan BPJS Kesehatan pada masyarakat. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 11(1), 22–30.
Hadiyani, R., Jus’at, I., & Wahidi, A. (2023). Pendekatan Knowledge–Attitude–Practice dalam perilaku kesehatan masyarakat. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 18(2), 101–109.
Hartono, H. (2025). Universal Health Coverage dan tantangan implementasi di Indonesia. Jurnal Kebijakan Publik, 16(1), 77–85.
Hikmah, N., Hidana, R., & Chotimah, I. (2019). Dukungan tenaga kesehatan terhadap perilaku kesehatan masyarakat. Jurnal Kesehatan, 7(2), 89–96.
Hsieh, Y. H., Chen, Y. L., & Lin, C. Y. (2021). Knowledge, attitude, and practice in health behavior studies: A systematic review. BMC Public Health, 21(1), 1–10.
Indraswari, D., Katholik, S., & Semarang, U. (2024). Pendekatan preventif dalam pelayanan kesehatan primer. Jurnal Pelayanan Kesehatan, 9(2), 120–128.
Juwita, L., & Santoso, B. (2022). Strategi peningkatan partisipasi masyarakat dalam program skrining kesehatan. Jurnal Promosi Kesehatan, 14(1), 55–63.
Kurniawan, A., Putra, R., & Wijaya, D. (2024). Faktor-faktor yang memengaruhi partisipasi masyarakat dalam program kesehatan. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 19(1), 66–74.
Mardhatillah, M., Rahmawati, D., & Nurhidayah, S. (2021). Hubungan pengetahuan dan perilaku kesehatan masyarakat. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(3), 200–208.
Nugraheni, W., Sari, M., & Dewi, L. (2023). Evaluasi kepesertaan BPJS Kesehatan di Indonesia. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 11(2), 134–142.
Oktarianita, O., Sartika, A., & Wati, R. (2021). Hubungan pekerjaan dengan pemanfaatan layanan kesehatan. Jurnal Kesehatan Komunitas, 8(2), 98–105.
Pu, Y., Zhang, X., & Li, H. (2021). The role of healthcare workers in improving community health participation. Journal of Community Health, 46(3), 567–575.
Rewers, M. (2025). Effectiveness of screening programs in preventing chronic diseases. The Lancet Public Health, 10(2), e112–e120.
Riska Pradita, S., Putri, A., & Hidayat, T. (2024). Konsep skrining kesehatan dalam pelayanan preventif. Jurnal Kesehatan Preventif, 6(1), 12–20.
Setyowati, S., Lestari, D., & Wulandari, R. (2024). Teori Lawrence Green dalam perilaku kesehatan. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 19(1), 45–53.
Sinaga, M., Syahfitri, E., Sitorus, R., & Gurning, F. (2023). Hubungan pengetahuan dengan pemanfaatan BPJS Kesehatan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 17(2), 145–153.
Thahirabanuibrahim, A., & Logaraj, M. (2023). Community participation in health programs: A review. Global Health Research and Policy, 8(1), 1–9.
Ulfira, U., Lastri, L., & Andria, A. (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan BPJS Kesehatan. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 18(3), 210–218.
Wei, L. (2025). Early detection and screening strategies in healthcare systems. Health Policy Journal, 14(2), 88–96.
