Implementasi Kebijakan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Sebagai Inovasi Peningkatan Mutu Perguruan Tinggi

Implementasi Kebijakan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Sebagai Inovasi Peningkatan Mutu Perguruan Tinggi

Authors

  • Veronika Tri Jayanti Universitas Sriwijaya Palembang
  • Raniasa Putra Universitas Sriwijaya Palembang
  • Katriza Imania Universitas Sriwijaya Palembang
  • Atrika Iriani Universitas Sriwijaya Palembang

DOI:

https://doi.org/10.46730/japs.v6i3.319

Keywords:

Policy Implementation, Recognition of Prior Learning, Higher Education Quality, Educational Innovation

Abstract

Recognition of Prior Learning (RPL) is a strategic policy to support the expansion of access to higher education and improve the quality of graduates. The implementation of RPL allows for the recognition of learning experiences gained outside of formal education, both from the workplace and non-formal and informal training. This study aims to analyze the implementation of the RPL policy as an innovation in improving the quality of higher education, with a focus on aspects of policy, governance, and institutional readiness. The method used is a qualitative study with a descriptive approach, through a literature review by reviewing literature and empirical studies related to the implementation of the RPL policy in higher education. The results of the study indicate that the success of RPL implementation is influenced by the readiness of higher education institutions and clear regulatory support. In conclusion, RPL is not only a recognition policy, but also a strategic innovation in higher education reform in Indonesia.

 

References

Ali, M., Halik, W., Ramli, U., Banggu, M., Salmawati, Rais, L., Basri, L., Wahid, B., Hidaya, N., Sangadji, I. M., & Purnomo, A. (2024). Sosialisasi Sistem Pendidikan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) di Pemerintah Kota Sorong. Abdimas: Papua Journal of Community Service, 6(1), 49–57. https://doi.org/10.33506/pjcs.v6i1.3128

Bakry, A. (2010). Kebijakan pendidikan sebagai kebijakan publik. Jurnal MEDTEK, 2(1).

Badan Standar Nasional Pendidikan. (2020). Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). BSNP.

Charles, O. J. (1994). An introduction to the study of public policy (3rd ed.). Wadsworth Publishing Company.

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi. (2024). Keputusan Direktur Jenderal Diktiristek Nomor 91 Tahun 2024 tentang Petunjuk Teknis Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) pada Perguruan Tinggi yang Menyelenggarakan Pendidikan Akademik. Kemendikbudristek.

Ghozali, I. (2016). Desain penelitian kuantitatif dan kualitatif: Untuk akuntansi, bisnis, dan ilmu sosial lainnya. [Penerbit tidak disebutkan].

Kadarisman, M. (2017). Tantangan perguruan tinggi dalam era persaingan global. Sociae Polites, 1(1), 3–20. https://doi.org/10.33541/sp.v1i1.459

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2020). Strategi Nasional Pembelajaran Sepanjang Hayat (PSH). Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus, Kemendikbud.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2021). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2021 tentang Rekognisi Pembelajaran Lampau. Kemendikbudristek.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2020). Rencana strategis (Renstra) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 2020–2024.

Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. (2017). [Dokumen kebijakan/kegiatan kementerian]. [Penerbit tidak disebutkan].

Mulyani, S. (2024). Kebijakan Publik Di Bidang Pendidikan Tinggi Dalam Kaitannya Dengan Penerapan Rekognisi Pengalaman Lampau (RPL). Professional: Jurnal Komunikasi Dan Administrasi Publik, 11(1), 221–228. https://doi.org/10.37676/professional.v11i1.6012

Milwan, M., Andini, L. A., Sunarya, A., Awinda, S. N., & Prasetyo, E. A. (2025). Model Implementasi Kebijakan Recognisi Pembelajaran Lampau: Studi Kasus di Universitas Terbuka. Ganaya : Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 8(2), 14–28. https://doi.org/10.37329/ganaya.v8i2.3890

Putra, R. A., & Sari, M. D. (2023). Penguatan asesmen kompetensi dalam skema RPL di perguruan tinggi. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 15(2), 89–103. https://doi.org/10.5678/jep.v15i2.456

Rahmad Nasir. (2022). Rekognisi Pembelajaran Lampau di Perguruan Tinggi. Buletin Edukasi Indonesia, 1(01), 9–12. https://doi.org/10.56741/bei.v1i01.20

Saputra, R. J., Rizki, S., & Muamar, M. R. (2023). Sosialisasi Program Rekognisi Pembelajaran Lampau ( RPL ) bagi Pegawai di Beberapa Lokasi Provinsi Aceh. Aceh Journal of Community Engagement (AJCE). Artikel, 2(2), 10–16. https://doi.org/10.51179/acje.v2i2.2218

Simatupang, D., et al. (2017). Analisis penyelenggaraan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) untuk melanjutkan pendidikan formal dan pengakuan disetarakan dengan kualifikasi KKNI tertentu di STIP Jakarta. Meteor STIP Marunda, 10(1), 10–21.

Safar, I., Hidayat, A., Nurdin, N., Djafar, J. S., Haritza, D., & Riyadi, S. (2024). Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia: Program Rekognisi Pembeljaran Lampau Menjaga Kualitas Dengan Petunjuk Teknis Yang Berbasis Mutu. Celebes Journal of Community Services, 3(2), 39–44. https://doi.org/10.37531/celeb.v3i2.1656

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. (2012). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 158. Sekretariat Negara.

Additional Files

Published

2025-12-29

How to Cite

Tri Jayanti, V., Putra, R., Imania, K., & Iriani, A. (2025). Implementasi Kebijakan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Sebagai Inovasi Peningkatan Mutu Perguruan Tinggi. Jurnal Administrasi Politik Dan Sosial, 6(3), 565–574. https://doi.org/10.46730/japs.v6i3.319
Loading...