Politik Kewargaan Etnis Batak Toba Di Aceh Tenggara Dalam Konteks Keistimewaan Aceh

Politik Kewargaan Etnis Batak Toba Di Aceh Tenggara Dalam Konteks Keistimewaan Aceh

Authors

  • Bertania Permata Sari Universitas Negeri Medan
  • Budi Ali Mukmin Sarumpaet Universitas Negeri Medan
  • Sri Hadiningrum Universitas Negeri Medan
  • Windawati Pinem Universitas Negeri Medan
  • Mangido Nainggolan Universitas Negeri Medan

Keywords:

Aceh Tenggara, Etnis Batak Toba, Politik Kewargaan

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya kajian mengenai politik kewargaan kelompok etnis minoritas, khususnya Etnis Batak Toba di Kabupaten Aceh Tenggara yang hidup dalam konteks Keistimewaan Aceh dengan penerapan Syariat Islam. Sebagian besar penelitian sebelumnya lebih berfokus pada konflik Aceh dan dinamika politik kelompok mayoritas, sehingga pengalaman kewargaan Etnis Batak Toba sebagai kelompok minoritas belum banyak dikaji. Kondisi tersebut mendorong penelitian ini untuk memahami bagaimana Etnis Batak Toba mempertahankan identitas budaya sekaligus memperoleh pengakuan, perlindungan hak, dan ruang partisipasi sebagai warga negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik politik kewargaan yang dilakukan oleh Etnis Batak Toba dalam mempertahankan identitas budaya dan eksistensi sosial-politik serta mengkaji strategi politik kewargaan yang dilakukan dalam menghadapi penerapan Syariat Islam sebagai keistimewaan Provinsi Aceh. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap masyarakat Etnis Batak Toba, kepala desa, anggota DPRD, dan jurnalis yang dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis studi kasus Robert K. Yin dengan bantuan perangkat lunak ATLAS.ti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa politik kewargaan Etnis Batak Toba diwujudkan melalui tiga pendekatan utama. Pertama, membangun keselarasan praktik budaya dengan nilai-nilai Syariat Islam, seperti menyesuaikan pelaksanaan pesta adat dengan waktu ibadah umat Islam serta menyediakan makanan halal bagi tamu Muslim. Kedua, memanfaatkan modal sosial berbasis sistem kekerabatan (marga) untuk memperkuat solidaritas internal sekaligus membangun komunikasi dengan pemerintah dan masyarakat sekitar. Ketiga, berpartisipasi aktif dalam politik formal melalui penggunaan hak pilih dan keterwakilan dalam lembaga legislatif daerah. Strategi tersebut memungkinkan Etnis Batak Toba tetap mempertahankan identitas budayanya sekaligus memperoleh pengakuan sosial, hukum, dan politik di tengah masyarakat Aceh Tenggara. Kesimpulannya, politik kewargaan Etnis Batak Toba merupakan bentuk negosiasi kewargaan yang dinamis melalui proses adaptasi, penghormatan terhadap nilai-nilai lokal, dan partisipasi aktif dalam kehidupan sosial maupun politik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara kelompok minoritas dengan penerapan Syariat Islam tidak selalu menimbulkan konflik, tetapi dapat membentuk kehidupan yang harmonis melalui pengakuan, kerja sama, dan penghormatan terhadap keberagaman.

References

Al-Asyi, Y. A.-Qardhawy., & Adnan, Gunawan. (2020). The history of Aceh : mengenal asal-usul nama, bahasa, dan orang Aceh. Yayasan PeNA Banda Aceh, Divisi Penerbitan.

Alifudin Ikhsan, M., & Marzuki, S. (2024). Navigating Diversity: Exploring inclusive citizenship and recognition of minority rights in the Indonesia context menavigasi Keberagaman: mejelajah kewarganegaraan yang inklusif dan pengakuan hak-hak minoritas dalam konteks Indonesia. Jurnal ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewargaan http://journal2.um.ac.id/index.php/jppk

badan pusat statistik provinsi aceh. (2024, December 20). https://aceh.bps.go.id/id/statistics-table/2/NzQjMg==/ipm.html. BADAN PUAST STATISTIK PROVINSI ACEH.

Bikhu Parekh, 1997; Dikutip dari Sahfutra, Suryo Adi, Supartiningsih, & Agus Himmawan Utomo. (2024). Bhikhu Parekh’s Thought on Multiculturalism. Andalas International Journal of Socio-Humanities, 6(1), 15–27. https://doi.org/10.25077/aijosh.v6i1.59

Daryusti. (2018). MULTIKULTURALISME (Suatu Studi Kasus Tentang Karakteristik Budaya) Daryusti Dosen STKIP Nasional. MENARA Ilmu.

Engin F. Isin and bryan S.Turner. (2002). HANDBOOK of CITIZENSHIP STUDIES.

Etikan, I. (2016). Comparison of Convenience Sampling and Purposive Sampling. American Journal of Theoretical and Applied Statistics, 5(1), 1. https://doi.org/10.11648/j.ajtas.20160501.11

Hervina_dkk._(2017)._2017-Dalihan%20Na%20Tolu%20Pada%20Masyarakat%20Batak%20Toba%20di%20Kota%20Medan (M. H. Dr.Bustami Abubakar, Ed.). Balai Plelestarian Nilai Budaya Aceh.

Ikhwan kartiwan1 Effendi Hasan2. (2022). KEJATUHAN POLITIK DINASTI DI KABUPATEN ACEH TENGGARA (STUDI KASUS KEKALAHAN PASANGAN ALI BASRAH – DENNY FEBRIAN ROZA PADA PILKADA 2017). Jurnal Ilmiah Mahasiswa FISIP USK, Volume 7 Nomor 1.

Imam H. Sutrisno. (2018). Konflik Etnisitas di Aceh Masa Reformasi, 1998-2005. Vol. 2, No. 1, 1-12.

Jati, W. R. (2025). ARAH BARU POLITIK KEWARGAAN ETNIS TIONGHOA DI INDONESIA (STUDI KASUS JAKARTA & MANADO). Paradigma: Jurnal Kajian Budaya, 15(1), 68–87. https://doi.org/10.17510/paradigma.v15i1.1495

Morissan. (19 C.E.). RISET KUALITATIF. PRENADAMEDIAGROUP.

Muhamad, A., Nasoha, M., Nur Atqiya, A., Noviana, S., Nurfitriani, N., & Hati, T. M. (2025). Kewarganegaraan Multikultural dalam Negara Hukum : Antara Hak Asasi dan Kepentingan Nasional. Jurnal Pendidikan Dan Kewarganegara_Indonesia,_2(2),-116–124. https://doi.org/10.61132/jupenkei.v2i2.325

Mukhrijal, M., Rassanjani, S., Herizal, H., & Afrijal, A. (2021). The Winning of the Partai Aceh in a Psychological Political Approach. Journal of Governance and Public Policy, 8(2), PROOFREAD. https://doi.org/10.18196/jgpp.v8i2.11586

Nelson, A., Revyani, D., & Setyawan, A. (2022). THE EFFECT OF MULTICULTURALISM AND CULTURAL DIVERSITY ON INNOVATIVE WORK BEHAVIOR WITH CULTURAL INTELLIGENCE AS MEDIATION.

Qanun Aceh. (2018). qanun_aceh_nomor_8_tahun_2014_tentang_pokok-pokok_syariat_islam1.

Qodir, Z., & Hefner, R. W. (2024). Minority, cultural citizenship, and Indonesian Islam: challenges in a pluralistic society. Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies, 14(2), 409–439. https://doi.org/10.18326/ijims.v14i2

Ramdhani, H. (2022). The Citizenship Paradigm Debate in Dual Citizenship Discourses in Indonesia. Jurnal Bina Praja, 14(1), 43–53. https://doi.org/10.21787/jbp.14.2022.43-53

Rizal Safarudin. (2023). Penelitian Kualitatif. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, Vol 3 No 2 2023.

Sariyatun, & Marpelina, L. (2024). Exploring Multiculturalism and Intolerance: Understanding the Dynamics of Diversity. Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia, 6(2), 66–75. https://doi.org/10.23887/jpmu.v6i2.64695

Stokke, K. (2017). Politics of citizenship: Towards an analytical framework. In Norsk Geografisk Tidsskrift (Vol. 71, Number 4, pp. 193–207). Routledge. https://doi.org/10.1080/00291951.2017.1369454

Teredi, E. L. (2024). Gerakan Politik Kewargaan: Komunitas Rumah Baca Aksara (RBA) di Ruteng-Manggarai. Politika: Jurnal Ilmu Politik, 15(1), 21–36. https://doi.org/10.14710/politika.15.1.2024.21-36

T.H Marshall. (1950). Marshall_citizenship_and_social_class. Citizenship and Social Class.

Tri Murni Situmeang, & Agiana Her Visnhu Ditakristi. (2023). Filosofi Boraspati dalam Menerapkan Kekristenan di Tengah Masyarakat Majemuk. Pietas: Jurnal Studi Agama Dan Lintas Budaya, 1(1), 15–28. https://doi.org/10.62282/pj.v1i1.15-28

Ultavia, A. B., Jannati, P., & Malahati, F. (2023). KUALITATIF : MEMAHAMI KARAKTERISTIK PENELITIAN SEBAGAI METODOLOGI. In Jurnal Pendidikan Dasar (Vol. 11, Number 2).

Undang undang No.11/2006. (2006). UU Nomor 11 Tahun 2006.

Yin, R. K. (1989). Case Study Research Design and Methods. Washington: COSMOS Corporation.

Zainal, S. (2022). Keistimewaan Aceh dan Pembangunan Perdamaian dalam Tinjauan Sosio Historis. MEDIA PEMIKIRAN & APLIKASI, 16(1). https://doi.org/10.24815.jsu.v16i1.25706

Additional Files

Published

2026-08-31

How to Cite

Bertania Permata Sari, Budi Ali Mukmin Sarumpaet, Sri Hadiningrum, Windawati Pinem, & Mangido Nainggolan. (2026). Politik Kewargaan Etnis Batak Toba Di Aceh Tenggara Dalam Konteks Keistimewaan Aceh. Jurnal Administrasi Politik Dan Sosial, 7(2). Retrieved from https://japs.ejournal.unri.ac.id/index.php/JAPS/article/view/610
Loading...